Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Repository

PENERAPAN SANKSI PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA YANG DILAKUKAN ANAK DIBAWAH UMUR ( Studi Perkara No.18/Pid.Sus-Anak/2016/PN Smg )

BAROKAH, BAROKAH (2019) PENERAPAN SANKSI PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA YANG DILAKUKAN ANAK DIBAWAH UMUR ( Studi Perkara No.18/Pid.Sus-Anak/2016/PN Smg ). Undergraduate thesis, Universitas Stikubank.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penerapan sanksi bagi anak tidak sama dengan penerpan sanksi bagi orang dewasa, sanksi pidana yang dijatuhkan kepada anak didasarkan pada keadilan, kebenaran, kesejahteraan, serta masa depan anak, mengingat anak mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan pembinaan dalam rangka menjamin pertumbuhan fisik dan mentalnya secara utuh, selaras dan seimbang karena anak merupakan pilar terpenting dalam menentukan nasib bangsa dan negara di masa yang akan datang, anak yang berurusan dengan hukum perlu perlindungan yang khusus dari berbagai pihak yang terkait. Pecandu atau penyalahguna narkotika dalam perspektif hukum disebut juga seorang pelaku tindak pidana, untuk pencegahan dan pemberantasan penyalahguna guna narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, untuk anak dibawah umur yang berhadapan dengan pelanggaran hukum diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dalam penelitian ini penulis mengangkat beberapa permasalahan yaitu Bagaimana Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Anak penyalahguna Narkotika dan Bagaimana Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan terhadap penyalahguna Narkotika Dalam Putusan No.18/Pid.Sus-Anak/2016/PN Smg. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah in concreto. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan sanksi pidana terhadap anak penyalahguna narkotika dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap penyalahguna narkotika dalam putusan No.18/Pid.Sus-Anak/2016.PN Smg. Penerapan sanksi pidana terhadap anak penyalahguna narkotika terdapat dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan dikaitkan dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Putusan No.18/Pid.Sus-Anak/2016/PN Smg, terdakwa dijatuhi hukuman sanksi tindakan yaitu dengan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Sanksi yang diperoleh pelaku tindak pidana narkotika dalam putusan No.18/Pid.Sus-Anak/2016/PN Smg sudah sesuai dengan peraturan yang ada di Indonesia, selain didampingi orang/wali, terdakwa didampingi Penasehat Hukum yaitu Rizka Abdurrahman S.H,M.H, selama proses pemeriksaan terdakwa tidak mendapat perlakuan deskriminasi/pembedaan, Hakim dalam menjatuhkan putusan bagi terdakwa sudah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan serta mempertimbangkan segala sesuatu yang terbaik bagi anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: SKR.II.05.01.0284 NIM: 15.02.51.0047
Uncontrolled Keywords: Anak, Narkotika, Penyalahgunaan, Penerapan Sanksi Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Faculty / Institution: Fakultas Hukum
Depositing User: H Hayati
Date Deposited: 12 Nov 2019 05:07
Last Modified: 12 Nov 2019 05:07
URI: http://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/5488

Actions (login required)

View Item View Item