Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Repository

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH ( APBD ) GUNA MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH ( STUDI KOMPARASI PEMERINTAH KOTA SEMARANG DAN SURAKARTA )

Rizal, Sabed (2012) KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH ( APBD ) GUNA MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH ( STUDI KOMPARASI PEMERINTAH KOTA SEMARANG DAN SURAKARTA ). Undergraduate thesis, Fakultas Ekonomi Universitas Stikubank Semarang.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (818kB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang menganalisis kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah dan anggaran pendapatan dan belanja daerah guna pelaksanaan otonomi daerah, dengan membandingkan antara Pemerintah Kota Semarang dan Surakarta. Sesuai dengan undang-undang nomor 32 tahun 2004 mendorong pemerintah daerah untuk lebih mandiri dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerahnya masing-masing. Hal ini mendorong daerah untuk lebih mandiri dalam segala hal terutama finansial, karena tingkat kemandirian suatu daerah dapat dilihat dari tinggi rendahnya PAD. Pajak daerah dan retribusi daerah merupakan sumber PAD yang paling tinggi di Kota Semarang dan Surakarta. Metode analisis data yang digunakan penulis adalah deskriptif dengan analisis kontribusi dan analisis efektivitas. Populasi dalam penelitian ini adalah data pajak daerah dan retribusi daerah yang terdapat pada DPKAD Kota Semarang dan DPPKA Kota Surakarta. Sampel yang digunakan yaitu seluruh data pajak daerah dan retribusi daerah yang terdapat pada DPKAD Kota Semarang dan DPPKA Kota Surakarta. Dalam periode tahun anggaran 2008-2009 kontribusi pajak daerah terhadap PAD lebih optimal di Kota Semarang dengan rata-rata kontribusi sebesar 52,73% per tahun. Sedangkan kontribusi retribusi daerah terhadap PAD lebih optimal di Kota Surakarta dengan rata-rata kontribusi sebesar 37,25% per tahun. Kontribusi pajak daerah terhadap APBD lebih besar di Kota Semarang dengan kemampuannya dalam membiayai belanja sebesar 10,45% per tahun, sehingga pemerintah Kota Semarang dapat dikatakan lebih mandiri. Kontribusi retribusi daerah terhadap APBD lebih besar di Kota Semarang dengan kemampuannya dalam membiayai belanja sebesar 5,23% per tahun, sehingga pemerintah Kota Semarang dapat dikatakan lebih mandiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Nim: 08.05.52.0034 No Panggil: SKR.V.5.02.0039
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) , dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) .
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Faculty / Institution: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Tri Wiyono
Date Deposited: 28 May 2012 10:58
Last Modified: 14 Jun 2012 03:30
URI: http://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/57

Actions (login required)

View Item View Item