Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN MUNCULNYA ANAK JALANAN DAN UPAYA PERLINDUNGAN HUKUMNYA (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG)

Panahatan Sihotang , Amri (2010) FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN MUNCULNYA ANAK JALANAN DAN UPAYA PERLINDUNGAN HUKUMNYA (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS STIKUBANK.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (370kB)

Abstract

Salah satu isu kesejahteraan anak yang terus berkembang menjadi perhatian dunia adalah masalah Anak Jalanan. Fenomena merebaknya anak jalanan di Indonesia merupakan persoalan yang kompleks. Menghadapi hal seperti itu pemerintah harus segera tanggap terhadap fenomena yang ada dimana jumlah anak jalanan yang semakin bertambah sedangkan upaya untuk memberikan perlindungan anak jalanan masih kurang optimal. Melihat dari latar belakang diatas maka penelitian ini merumuskan suatu permasalahan, faktor-faktor apa saja yang menyebabkan munculnya anak jalanan di Kota Semarang, permasalahan apa saja yang dihadapi oleh anak jalanan di Kota Semarang, bagaiman pandangan masyarakat tentang penanganan anak jalanan di Kota Semarang serta bagaimana peran pemerintah Kota Semarang dalam memberikan perlindungan hukum bagi anak jalanan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif dan Yuridis Sosiologis. Munculnya anak jalanan di Kota Semarang banyak faktor yang menyebakan diantaranya faktor pendidikan,ekonomi, keluarga, lingkungan. Permasalahan yang dihadapi oleh anak jalanan di Kota Semarang diantaranya, masalah kekerasan, masalah Drug Abuse/Obat bius, pelecehan seksual, prostitusi anak, perdagangan anak untuk tujuan seksual, dan masalah penyakit menular seksual (PMS/HIV/AIDS). Penanganan anak jalanan di Kota Semarang yang dilakukan pemerintah belum memperhatikan akar persoalan sesungguhnya, program-program yang dilakukan bersifat parsial bahkan saling tumpang tindih karena hampir semua Departemen mempunyai program pengentasan anak jalan tetapi tidak didasari oleh satu jaringan kerjasama yang terkoordinir dengan baik. Model alternatif penanganan anak jalanan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Semarang yaitu : Street-centered intervention, Family-centered intervention, institutional-centered intervention dan Community-centered intervention. Disamping model penanganan tersebut saran yang dilakukan dari penulis adalah mendukung Kebijakan Pemerintah sesuai dengan Undang-Undang yang ada dengan mendirikan PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) seperti : Yayasan Seruni, Setara, Perisai, Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LPPA), Sedangkan sebagai mitra kerja menjalin kerjasama dengan unsur-unsur dari pihak Universitas, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan LBH ( Lembaga Bantuan Hukum ).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: NIM : 06.02.51.0042 SKR.II.05.01.0087
Uncontrolled Keywords: Anak jalanan,faktor pendidikan,ekonomi, keluarga, lingkungan, kekerasan, pelecehan seksual, masalah penyakit menular seksual (PMS/HIV/AIDS).
Subjects: K Law > K Law (General)
Faculty / Institution: ?? SkripsiHk ??
Depositing User: Ani Mariawati
Date Deposited: 15 Nov 2012 10:03
Last Modified: 15 Nov 2012 10:03
URI: http://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/956

Actions (login required)

View Item View Item