Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Repository

PEMBINAAN KETERAMPILAN BAGI WARGA BINAAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB JEPARA

SETYAWAN , CHRISTIANDI (2012) PEMBINAAN KETERAMPILAN BAGI WARGA BINAAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB JEPARA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG.

[img] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pembinaan diatur dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan menyatakan bahwa pemasyarakatan adalah kegiatan untuk melakukan pembinaan warga Binaan Pemasyarakatan berdasarkan sistem, kelembagaan dan cara pembinaan yang merupakan bagian akhir dari sistem penindakan dalam tata peradilan pidana. Dan pelaksanaannya perlu adanya Pembinaan warga binaan yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan yang menyatakan bahwa program pembinaan dan pembimbingan meliputi kegiatan pembinaan dan pembimbingan kepribadian dan kemandirian. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pembinaan keterampilan warga binaan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Jepara? (2) Hambatan-hambatan apa saja yang terjadi dalam pembinaan ketrampilan warga binaan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Jepara dan cara mengatasinya ? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis, data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembinaan Keterampilan Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Jepara telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan. Pembinaan kemandirian diberikan melalui (a) pembuatan meubelair, antara lain: meja, almari, dll, (b) penanaman sayur di Rutan misalnya cabe, bayam, tomat dan wortel (c) kerajinan tangan diantaranya kotak tisu, dll, (d) bengkel las misalnya pagar keamanan, tralis jendela, pot bunga. Pemasaran hasil pembuatan meubelair dan kerajinan tangan dilakukan oleh Pegawai Rutan kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah yang dilaksanakan di berbagai wilayah Propinsi, selain itu adanya kerjasama dengan wiraswasta yang melakukan pembelian rutin (2) Hambatan-hambatan yang terjadi dalam pembinaan warga binaan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Jepara dan cara mengatasinya Hambatan tersebut meliputi : (a) Adanya “stigma‟ negatif masyarakat kepada warga binaan (b) Sistem budaya pemasyarakatan yang buruk (c) Kurangnya penyaluran kerja ataupun pemberian modal pada warga binaan setelah keluar dari Rumah Tahanan. Cara mengatasi : (a) Perlunya kepedulian keluarga, masyarakat dan dunia usaha, (b) Budaya narapidana dihilangkan dengan melakukan pemberian kesempatan dan kepercayaan pada warga binaan (c) Perlunya penyaluran kerja dan modal bagi warga binaan dilaksanakan dengan (a) peningkatan kualitas produk pembinaan (b) Rumah Tahanan memfasilitasi berdirinya unit usaha produktif dari paguyuban mantan warga binaan (c) Rumah Tahanan memfasilitasi keunggulan hasil kerajinan tertentu untuk menyalurkan warga binaan yang produktif (d) Rumah Tahanan memfasilitasi penyaluran modal usaha produktif bagi paguyuban mantan warga binaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: NIM: 08.02.51.0020 SKR II.05.01.0117
Uncontrolled Keywords: RUMAH TAHANAN
Subjects: K Law > K Law (General)
Faculty / Institution:
Depositing User: Farida Sri Endaryani
Date Deposited: 10 Aug 2012 02:23
Last Modified: 10 Aug 2012 02:23
URI: https://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/748

Actions (login required)

View Item View Item