Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Repository

PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH DALAM PINJAM MEMIMJAM UANG SECARA ONLINE PADA APLIKASI KREDIT PINTAR PADA MASYARAKAT DI KOTA SEMARANG

Rifaldi, Aditya (2023) PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH DALAM PINJAM MEMIMJAM UANG SECARA ONLINE PADA APLIKASI KREDIT PINTAR PADA MASYARAKAT DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Stikubank.

[thumbnail of HLM JUDUL] PDF (HLM JUDUL)
Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1] PDF (BAB 1)
Download (394kB)
[thumbnail of BAB 2] PDF (BAB 2)
Restricted to Repository staff only

Download (605kB)
[thumbnail of BAB 3] PDF (BAB 3)
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[thumbnail of BAB 4] PDF (BAB 4)
Restricted to Repository staff only

Download (742kB)
[thumbnail of BAB 5] PDF (BAB 5)
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] PDF (DAFTAR PUSTAKA)
Download (257kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] PDF (LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

Download (754kB)

Abstract

Latar Belakang skripsi ini adalah bermula dari pesatnya pertumbuhan penyedia jasa pinjam meminjam berbasis teknologi informasi ternyata tidak diimbangi dengan edukasi masyarakat yang memadai sehingga menimbulkan berbagai efek/risiko yang muncul dari banyaknya jenis pinjaman online dan potensi kebocoran data pribadi pengguna yang dapat disalahgunakan oleh perusahaan penyelenggara atau pihak lain. Alat Entri Kredit Cerdas adalah salah satunya. Permasalahan yang penulis angkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pengaturan Pinjaman Online pada Aplikasi Kredit Pintar, Bagaimana Kerugian yang timbul akibat pinjam online Aplikasi Kredit Pintar dan Bagaimana Tanggung Jawab Aplikasi Kredit Pintar terhadap Kerugian dari Nasabah. Metode Penelitian yang digunakan penulis dalam menjawab permasalahan adalah Penelitian Yuridis Normatif dimana penulis mencoba untuk mengkaji permasalahan – permasalahan dengan aturan – aturan hukum yang ada serta menggunakan metode studi kepustaan dalam mengumpulkan bahan – bahan hukum yang ada.Hasil penelitian Skripsi ini adalah Pengaturan Perjanjian pinjaman online Aplikasi Kredit Pintar bagi warga Kota Semarang ada pada Pasal 1320 KUHPdt. pelaksanaannya diatur pada regulasi POJK 77/2016 tentang Layanan Pinjaman berbasis Teknologi. Perlindungan Nasabah pada perjanjian pinjaman online dapat ditemukan dalam UUK Pasal 7 tentang Tugas Pelaku Usaha, Pasal 8 tentang Perbuatan Yang Dilarang, dan Pasal 18 tentang Ketentuan Klausula Baku. Pasal 18 UU ITE mengatur jenis dan kerangka perjanjian pinjaman online. Pasal 11 dan 17 undang-undang mengatur legalitas perjanjian elektronik. Kerugian yang kerap timbul dari Aplikasi Kredit pintar adalah pendistribusian data pribadi oleh Aplikasi Kredit Pintar karena Debitur tidak melakukan pembayaran tepat waktu, sehingga debt collector menggunakan cara ini untuk mendorong Debitur membayar secara instan. Tanggung Jawab Yuridis Aplikasi Kredit Pintar atas Perkara perbuatan melawan hukum menurut pasal 1365 KUH Perdata dapat menuntut pertanggungjawabannya secara perdata atas perbuatan yang berkaitan dengan pencemaran nama baik. The background of this thesis is that it stems from the rapid growth of information technology-based lending and borrowing service providers, apparently not balanced with adequate public education, causing various effects / risks that arise from the many types of online loans and the potential leakage of user personal data that can be misused by the organizing company or other parties. Smart Credit Entry Tool is one of them. The problems that the author raises in this study are How to Arrange Online Loans on the Smart Credit Application, How are the Losses arising from online borrowing of the Smart Credit Application and How is the Responsibility of the Smart Credit Application for Losses from Customers. The research method used by the author in answering problems is Normative Juridical Research where the author tries to examine problems with existing legal rules and uses the literature study method in collecting existing legal materials.The result of this thesis research is that the Arrangement of Online Loan Agreements for Smart Credit Applications for residents of Semarang City is in Article 1320 of the Criminal Code. Its implementation is regulated in POJK regulation 77/2016 concerning Technology-based Loan Services. Customer protection in online loan agreements can be found in UUK Article 7 concerning the Duties of Business Actors, Article 8 concerning Prohibited Acts, and Article 18 concerning the Provisions of the Standard Clauses. Article 18 of the ITE Law regulates the types and frameworks of online loan agreements. Articles 11 and 17 of the law regulate the legality of electronic agreements. The disadvantage that often arises from the Smart Credit Application is the distribution of personal data by the Kredit Pintar Application because the Debtor does not make payments on time, so debt collectors use this method to encourage the Debtor to pay instantly. Juridical Responsibility of Smart Credit Application for Cases of unlawful acts according to article 1365 of the Civil Code can claim civil liability for actions related to defamation.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: SKR.II.05.01.0512 NIM.18.02.51.0058
Uncontrolled Keywords: Pinjaman Online, Aplikasi Kredit Pintar
Subjects: K Law > K Law (General)
Faculty / Institution: Fakultas Hukum
Depositing User: Farida Sri Endaryani
Date Deposited: 12 May 2023 08:09
Last Modified: 12 May 2023 08:09
URI: https://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/9422

Actions (login required)

View Item View Item